Messi, Akankah Tetap Hebat Tanpa Barca?

Sebuah perbincangan menarik hadir dimeja redaksi soccerbit.com setelah pertandingan Barcelona melawan Al Sadd di ajang Piala Dunia Antar Klub FIFA yang digelar di Jepang beberapa hari yang lalu. Bukan tentang hasil kemenangan besar Barca, bukan tentang dua bek sayap asal Brazil; Adriano Correia dan Maxwell Andrade; yang memberikan kontribusi tiga gol bagi Barca, bukan juga tentang cedera yang membuat David Villa harus menepi hingga akhir musim, melainkan tentang Si Kutu Lionel Andres Messi.

Aksi apik yang ditunjukkan calon peraih hattrick Ballon d’Or FIFA tersebut membuat salah seorang personil redaksi berujar bahwa Messi memang pemain luar biasa yang pantas menjadi pemain terbaik di muka bumi. Sebuah pujian yang langsung dibantah oleh personil redaksi yang lain yang menyebut bahwa tanpa Barca Messi takkan bisa apa-apa. Bukti sahihnya adalah seretnya prestasi Messi selama di tim nasional senior Argentina.

Messi adalah pemain yang memiliki teknik luar biasa tinggi, dribble yang dilakukan pun sangat dekat dengan kaki sehingga sangat sulit diblok lawan, nampak sederhana namun sulit untuk dihentikan. Hanya saja harus diingat bahwa selama di Barca Messi hampir selalu dimanjakan oleh umpan-umpan matang dari Xavier ‘Xavi’ Henandez dan aksi pembuka ruang dari Andres Iniesta atau bek sayap Daniel Alves. Aksi-aksi dan umpan matang dari rekan-rekannya di Barca membuat Messi lebih sering mendapat ruang gerak yang lebih leluasa saat bermain bersama klub asal Catalan tersebut. Dengan ruang gerak yang lebih leluasa Messi bisa beraksi dengan apik mengecoh pertahanan lawan dan mencetak banyak gol.

Bandingkan dengan permainan Messi saat bersama tim nasional Argentina. Messi seolah menanggung beban seluruh tim sendirian. Ia menjadi pusat permainan dimana setiap bola yang dikuasai langsung diberikan padanya. Ia seolah ‘dititipkan’ bola untuk diolah menjadi permainan yang berujung gol. Pengamat sepakbola yang jeli bisa jadi dapat melihat perbedaan tersebut. Di Argentina beban permainan tim ditanggung Messi. Sementara di Barca beban tersebut dibagi rata ketiga gelandang tengahnya, Xavi, Iniesta, Busquets, dan kini Fabregas. Messi tinggal menunjukkan skill untuk mengecoh pertahanan lawan dan mencetak gol.

Merasa analisa diatas terlalu berlebihan? Apa analisa anda?

<a

Advertisements

2 thoughts on “Messi, Akankah Tetap Hebat Tanpa Barca?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s