Puma Akan Kembali Rebut Tahta

Cukup lama sebelum persaingan antara Puma-Adidas-Nike di segmen speed boots lewat V1-Adizero-Mercurial, Puma sebetulnya telah merebut gelar sebagai speed boots paling ringan. Adalah Puma V1.185 Ferrari (185 gram) yang menjadi speed boots paling ringan ketika itu. Sayangnya, harga V1.185 cukup tinggi dibanding kompetitornya, bahkan dengan Nike Mercurial Vapor IV sekalipun yang lebih berat (230 gram). Tahta Puma kemudian direbut Adidas dengan produk revolusionernya Adizero yang lebih ringan (165 gram) namun dengan harga yang hampir setengahnya dari Puma V1.185 Ferrari.

Puma kemudian merekonstruksi seri V1 dan merilis seri SL (super-light) dari V1 mulai dari V1.10 SL yang 15 gram lebih ringan (150 gram) dari Adizero. Adidas sendiri tidak tinggal diam. Kurang dari satu tahun peluncuran Adizero, Adidas merilis versi premiumnya yakni Adizero Prime yang berbobot hanya 145 gram, speed boots paling ringan hingga saat ini.

Ketika Puma kemudian merilis V1.11 dan V1.11 SL, publik kemudian bertanya-tanya, apakah Puma akan melanjutkan pertarungan dengan Adidas untuk menciptakan seri V1 yang lebih ringan dari Adizero Prime? Ataukah Puma hanya akan memperbaiki dan menyempurnakan V1.10 SL yang sudah dikenal ringan dan stabil? Puma ternyata memilih opsi kedua dengan merilis V1.11 SL dengan bobot yang sama (150 gram) namun dengan upper yang lebih sensitif dan counter heel yang lebih stabil. Keputusan berani dari Puma untuk tidak membuat V1.11 lebih ringan lagi, yang bisa jadi akan mengorbankan stabilitas dan kekokohan V1.11, rupanya menuai berkah. V1.11 SL dengan bobot 150 gram bisa jadi akan kembali menjadi speed boots paling ringan karena Adidas rencananya akan merilis Adizero II justru lebih berat 15 gram ketimbang Adizero Prime. Penambahan bobot Adizero ini karena Adidas menyelipkan sensor miCoach pada Adizero II. Teknologi sensor miCoach Adidas ini akan kita bahas pada artikel berikutnya.

Dengan penambahan bobot yang dilakukan Adidas ini berarti Puma V1.11 SL (150 gram) akan lebih ringan 10 gram ketimbang Adizero II (160 gram). Yang berarti Puma V1 kembali menjadi speed boots paling ringan. Apakah hal ini akan berpengaruh pada popularitas dan penjualan V1.11? We’ll see!

Image courtesy of soccerbible.com and soccerreviews.com

Posted with WordPress for BlackBerry.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s