Ketika Uang (Tak) Berbicara: Antonio Di Natale

Setelah sebelumnya wordbola membahas mengenai kesetiaan Gianluigi Buffon pada Juventus dan Lionel Messi pada Barcelona, kini wordbola akan mengangkat cerita mengenai rasa hormat dan cinta striker sekaligus kapten Udinese Antonio Di Natale. Bukan kepada klubnya sendiri Udinese, melainkan kepada SSC Napoli. Lho, how come? Simak saja ceritanya 😀

2011 Di Natale Tattoos on Hand

3. Antonio Di Natale

Setelah kepayahan di musim 2009-2010, klub dengan gelar scudetto terbanyak di Italia (29) Juventus mencoba merombak skuadnya untuk memperbaiki prestasi. Salah satu yang menjadi incaran adalah Antonio ‘Toto’ Di Natale. Oleh Juve Toto diproyeksikan untuk menggantikan tempat Diego Ribas yang kurang mampu memenuhi ekspektasi Juve. Alih-alih tertarik dengan gaji, fasilitas, dan ambisi yang ditawarkan Juve, Toto memilih untuk menetap bersama Udinese.

Ternyata Toto bukannya tidak tertarik dengan tawaran Juve, namun ia menghormati klub dari kota kelahirannya Napoli. Pada musim 2008-2009 Toto sempat mendapatkan tawaran untuk pindah ke Napoli. Namun ia menolaknya karena sudah kadung cinta dan nyaman bersama Udinese. Napoli pun menghormati keputusan Toto.

Oleh karena itu Toto enggan hengkang ke Juve pada musim berikutnya. Toto menyatakan bahwa tidak mungkin dirinya hengkang ke Juve karena itu berarti ia mengkhianati komitmen dengan Udinese sekaligus dengan Napoli, dua klub yang sangat ia hormati. Salute Toto!

Advertisements

One thought on “Ketika Uang (Tak) Berbicara: Antonio Di Natale

  1. Pingback: Ketika Uang (Tak) Berbicara: Nicolas Burdisso « wordbola

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s